MARIUS A. WELLIKEN. K (NPM. 200954242012), “Kajian Jenis dan Komposisi Ikan Di Sungai Maro Kelurahan Maro Kabupaten
Merauke. (Di bimbing oleh Irianis L. Latuperissa sebagai pembimbing I dan Edy H.P. Melmambessy sebagai pembimbing
II).
Tujuan
penelitian ini adalah Mengetahui jenis dan komposisi ikan yang tertangkap
dengan jaring insang (gill net) di Sungai Maro Kawasan Gudang Arang Kelurahan Maro Kabupaten Merauke.Penelitian
ini dilaksanakan di Sungai Maro Kawasan Gudang Arang Kelurahan Maro Kabupaten Merauke dari bulan Mei-Juni 2013. Penelitian
menggunakan metode survey. Analisis data meliputi: komposisi jenis, kelimpahan relatif, frekuensi keterdapatan, indeks keanekaragaman dan
indek dominansi. Hasil penelitian di peroleh 1043 individu ikan yang terdiri atas 17 spesies dengan komposisi
yaitu Kurtus gulliveri sebanyak 386 ekor (37,01%), Eleutheronema tetradactylum
sebanyak 212 ekor (20,33%), Polydactylus plebeius sebanyak 170 ekor
(16,30%), Cinetodus crassilabris sebanyak 75 ekor (7,19%), Cinetodus
froggatti sebanyak 64 ekor (6,14%), Argyrosomus amoyensis sebanyak
37 ekor (3,55%), Mugil sp sebanyak 20 ekor (1,92%), Megalops
cyprinoides sebanyak 16 ekor (1,53%), Thryssa scratchleyi sebanyak
15 ekor (1,44%), Lebtobrama sp sebanyak 12 ekor (1,15%), Lates
calcarifer sebanyak 9 ekor (0,86%), Marilyna meraukensis sebanyak 7
ekor (0,67%), Scomberomorus commerson sebanyak 7 ekor (0,67%), Nibea
squamosal sebanyak 5 ekor (0,48%), Rhinoptera javanica sebanyak 4
ekor (0,38%), Harpadon microchir sebanyak 3 ekor (0,29%) dan Datnioides
Campbelli sebanyak 1 ekor (0,10%). Frekuensi keterdapatan, 7 spesies 100%, 3 spesies 67% dan 7 spesies 33%. Keanekaragaman jenis ikan
sedang yaitu nilai 1<H’<3. Nilai indeks dominansi yang diperoleh
mendekati 0 maka jenis – jenis yang ditemukan tidak ada yang dominansi.
Kata kunci : Sungai, Jenis, Komposisi, Kelimpahan,
Keterdapatan, Keanekaragaman dan Dominansi.
